Penyebab Diabetes Berdasarkan Tipe

Hasil penelitian terbaru dari para ahli medis menyatakan bahwa terjadinya diabetes melitus penyebabnya bukan hanya faktor keturunan ( genetik ), akan tetapi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain yang multi-kompleks seperti kebiasaan hidup dan lingkungan.

Diabetes, penyakit kencing manis adalah sebuah kondisi yang terjadi karena adanya gangguan sistem metabolisme dimana kadar gula dalam darah terlalu tinggi pada tubuh atau disebut dengan hiperglikemia. Kondisi ini menyebabkan tubuh mencerna semua makanan menjadi energi namun tidak bisa dimanfaatkan oleh tubuh secara langsung. Energi dalam tubuh didapatkan dari makanan yang mengandung karbohidrat, gula dan pati. Glukosa atau gula yang didapatkan dari berbagai jenis makanan seharusnya diserap darah menjadi sumber energi ( glikogen ) yang baik untuk tubuh.

Kondisi diabetes biasanya diawali dengan tahap pra-diabetes. Gambaran pra-diabetes terjadi ketika kadar gula dalam darah terus menumpuk dan tubuh tidak bisa memanfaatkan insulin untuk mengolahnya menjadi sumber tenaga.

keluarga bebas diabetes

Penyebab Diabetes Melitus Bedasarkan Tipe-Tipenya

Sebenarnya diabetes terbagi atas dua kelompok yaitu tipe 1 dan 2. Adapun jenis lain yang dikenal dengan sebutan diabetes gestasional, ini merupakan jenis diabetes yang terjadi pada ibu hamil dan akan kembali normal setelah proses kelahiran. Berikut penyebab diabetes berdasarkan tipe :

Penyebab pada Diabetes Tipe 1

Terjadi karena adanya kerusakan pada sel beta pankreas sehingga tubuh mengalami kekurangan hormon insulin. Banyak menyerang sistem kekebalan tubuh, karena itu tipe ini lebih cepat perkembangannya. Diabetes tipe ini banyak diderita oleh anak-anak dan dewasa muda, jarang sekali diderita oleh orang tua. Perawatan diabets tipe 1 sangat tergantung pada insulin.

Penyebabnya :

  • Faktor Keturunan
    Anak-anak yang dilahirkan dari orang tua dengan penyakit diabetes sangat rentan terkena diabetes tipe 1. Gen yang diturunkan dari orang tua kandung memiliki pengaruh yang sangat besar dan menyebabkan kerusakan fungsi sel-sel pada pankreas. Anak-anak yang memiliki gangguan ini biasanya membutuhkan bantuan insulin ketika kondisi tubuh tidak memiliki insulin yang cukup untuk memecah gula dalam darah menjadi tenaga.
  • Gangguan pada sistem kekebalan tubuh
    Orang yang dilahirkan dengan kondisi diabetes tipe 1 akan mengalami kondisi kekebalan tubuh yang lebih rentan. Diabetes menyebabkan sel dalam tubuh berusaha untuk menghancurkan semua sel darah putih dalam tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh tidak memiliki kekebalan tubuh dan mudah terkena penyakit. Jika hal ini terjadi maka tubuh akan membutuhkan insulin untuk membuat kesehatan menjadi lebih baik.
  • Faktor Lingkungan
    Diabates tipe 1 yang sudah terjadi pada anak-anak dan orang dewasa bisa menjadi lebih berat dengan berbagai macam faktor dari lingkungan. Beberapa penyebab yang paling mudah memperparah diabetes tipe 1 adalah seperti gaya hidup yang tidak sehat seperti :

    => pola makan yang tidak seimbang
    => infeksi dari berbagai jenis kuman
    => Terserang bakteri dan parasit

    Makanan pada bayi yang sudah memiliki riwayat diabetes tipe 1 juga bisa membuat pengembangan yang cukup besar untuk diabates tipe 1.

Penyebab pada Diabetes Tipe 2

Terjadi ketika tubuh tidak mempunyai kemampuan untuk memproduksi insulin sehingga tubuh mengandung kadar gula darah yang tinggi. Tipe ini seringkali diderita pada orang dewasa atau orang tua. Kondisi perkembangan diabetes tipe ini bisa dilihat dari gejala dan diabetes yang belum di diagnosa. Namun banyak juga diantara mereka yang mengetahuinya setelah diabetes sudah parah dalam tubuh. Penyebabnya antara lain :

  • Tubuh mengalami resistensi insulin – Kondisi ini dapat terjadi ketika beberapa bagian tubuh seperti otot dan sel-sel tubuh tidak menggunakan insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh.
  • Kondisi obesitas pada orang dewasa dan orang tua – Kelebihan berat badan akan mengganggu sistem metabolisme sehingga memancing terbentuknya kondisi kerusakan produksi insulin dan pemakaian insulin untuk tubuh.
  • kondisi faktor keturunan juga bisa menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2
  • Kekurangan aktivitas fisik dan pola makan yang tidak seimbang. Ketika tubuh tidak bisa mengolah makanan yang mengandung kalori, akan meningkatkan resiko obesitas yang bisa menyebabkan diabetes tipe 2.
  • Bahaya merokok dan bahaya alkohol merupakan kebiasaan gaya hidup yang buruk. Orang yang memiliki kebiasaan ini lebih rentan terhadap diabetes tipe 2.
  • kondisi beberapa jenis penyakit lain yang menganggu sistem fungsi tubuh seperti stroke, penyakit jantung, hati dan ginjal.

Resiko Orang Yang Rentan Terkena Diabetes Tipe 2

  • Orang yang telah berusia lebih dari 45 tahun. Pemeriksaan berkala sangat dianjurkan untuk orang diatas usia 45 tahun baik dengan riwayat diabetes dalam keluarga atau tidak.
  • Orang yang mengalami obesitas dan tidak melakukan aktivitas yang baik
  • Orang yang mengalami hipertensi atau darah tinggi
  • Orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi
  • Orang yang mengalami resistensi terhadap insulin
  • Orang yang telah mengalami serangan stroke
  • Orang yang sudah melewati pemeriksaan kadar gula dalam darah dan masuk dalam kelompok pra-diabates.

Penyebab Umum dari Penyakit Diabetes

Diabetes atau penyakit gula juga bisa terjadi pada semua orang meskipun tidak tergolong dalam resiko tinggi. Kondisi inilah yang paling sering ditemukan dalam masyarakat umum dan seringkali tidak terdeteksi :

  • Mutasi genetik dalam tubuh yang bisa menyebabkan tubuh mengalami resistensi pada insulin. Kondisi ini menyebabkan tubuh tidak bisa memakai atau memproduksi insulin sehingga kadar gula dalam darah terus menumpuk.
  • Terjadinya penyakit genetik yang sudah ada sejak lahir seperti sindrom down dan sindrom Turner.
  • Kerusakan pada organ pankreas sehingga tubuh tidak biasa memproduksi insulin
  • Gangguan yang terjadi pada sistem kelenjar endokrin. Kondisi ini akan menyebabkan tubuh mengalami resistensi insulin sehingga masuk dalam resiko besar terkena diabetes.
  • Penyakit yang menyerang sistem gangguan tubuh. Penyakit ini menyebabkan tubuh tidak bisa memproduksi insulin dan menyebabkan tubuh rentan terhadap berbagai jenis penyakit atau disebut dengan komplikasi diabetes.
  • Pemakaian berbagai jenis obat-obatan kimia dalam jangkan panjang yang dapat menyebabkan tubuh mengalami resistensi insulin.

Diagnosa atau Pemeriksaan Penyakit Diabetes

Diagnosa diabetes tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat gejala-gejala. Pemeriksaan diabetes harus dilakukan dengan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar gula dalam darah. Jumlah gula darah bisa berbeda-beda tergantung dari jenis dan metode pemeriksaan. Biasanya pemeriksaan dilakukan sebelum puasa, sesudah puasa dan saat masih puasa.

Berikut nilai rujukan kadar gula diabetes normal :

@ Kondisi Nilai Kadar Gula Normal Diabetes

@ Puasa Normal (8 jam) (70 – 99) mg/dl ≥ 126 mg/dl

@ Dua jam setelah makan < 140 mg/dl ≥ 200 mg/dl

Orang yang memiliki gejala kelelahan, sering merasa haus berlebihan atau memiliki beberapa gejala diabetes sebaiknya juga melakukan pemeriksaan darah. Kondisi sebelum diabetes biasanya ditetapkan dengan pra-diabetes. Dalam tahap ini Anda masih bisa melakukan beberapa upaya pencegahan seperti olahraga, pengaturan pola makan makanan untuk penderita diabates dan diet.

Nilai rujukan pada pra-diabetes :

@ Kondisi Nilai Kadar Gula Normal Pra – Diabetes

@ Puasa Normal (8 jam) (70 – 99) mg/dl (100 – 125) mg/dl

@ Dua jam setelah makan < 140 mg/dl (140 – 199) mg/dl

Demikianlah penjelasan singkat mengenai penyebab diabetes berdasarkan tipe-tipenya serta pemeriksaan diabetes yang telah kami dapatkan dari beberapa referensi yang ada. Semoga bermanfaat 🙂

This entry was posted in Kesehatan and tagged , , . Bookmark the permalink.